Aba
Jika aku bisa berkenalan dengan waktu, menjalin hubungan, dan kami menjadi sepasang kekasih: aku ingin dihadiahi sekuntum takdir di hari lahirku, hari di mana cengeng dan do'a berciuman dalam suci; bahwa, jika aku terlahir laki-laki, aku ingin gagah dan berwibawa sebagai Chairil Anwar. Jika sekalipun luar biasanya aku terlahir perempuan, aku ingin tegap dan jelita sebagai Kartini-bukan seorang lelaki yang kerap dihakimi dengan tuduh keperempuanan dari sebaris nama Aqna Mumtaz Ilmi Ahbati yang penuh cinta itu.
Biarlah dunia ini gelap tanpa terang, biarlah seisi manusia menganggapku binatang jalang, aku hanya ingin menjadi sebaris puisi berani; yang sederhana, tulus, dan memeluk.
Chairil, Kartini, tetaplah hidup di hati kami.
Komentar
Posting Komentar