Sate
Mungkin untuk sekarang dan ke depannya, gua nggak akan pernah tidur malam. Meskipun bukan sama sekali tanpa tidur: ya, sedikit dipindah jam tidur. Karena mempertimbangkan ada kegiatan yang tercantum dalam daily activity schedule, di jam malam hingga subuh dan paginya: bagaimana pun, gua harus lulus Madrasah Qiro’atil Qur’an! Ini tahun terakhir. Udah sampai hafalan terakhir. Do’ain. Sebagaimana layaknya suatu kebiasaan yang terbentuk dari hal yang terbiasa, kegiatan ‘melekan’ ini pun tetap terbawa di hari minggu, di hari yang sebenarnya libur dan longgar. Entah kenapa, jika belum datang siang sebagai jam tidur, kelopak mata akan terus terbuka dengan sensornya yang terus aktif. Hingga, tepat saja, hari minggu itu memaksa gua untuk berpikir di hari yang sepenuhnya masih dini: kegiatan apa yang dipilih? Selepas subuhan dan lalaran beberapa surat, gua malah merebah, menyelami konten-konten youtube. Apapun, macam-macam. “Eh, bocah, hidup tuh gerak!” Seru matahari yang ...